siap gas buat harian....

Bicara mekanik balap skubek di wilayah cilincing dan sekitarnya, nama Seno tidak boleh dilewatkan. Mekanik yang awalnya langganan menggarap mesin balap 2-tak ini, sekarang malah setiap hari sibuk membuat dan seting mesin skubek.

"Sejak keluar Mio, saya tertarik untuk ngoprek. Bisa dibilang untuk wilayah jakarta saya pemulanya," kata seno yang mengusung nama bengkel "cram-otak" ini.

Di workshopnya yang berada di kawasan perumahan, Tentunya untuk bisa lebih maksimal menghasilkan mesin berkapasitas besar.

Untuk meningkatkan volume silinder skubek, Iman termasuk yang ekstrem. "Saya sudah banyak membuat Mio yang sampai 350 cc,". Tapi, akhir-akhir ini yang datang lebih banyak konsumen hanya meminta bore up 150 cc aja.

"Sebab 150 cc masih aman dan nyaman buat pemakaian harian. Kalau di atas 250 cc kan buat balap," kata ayah satu anak ini. Karena sudah teruji, sekarang konsumen yang datang tidak hanya dari cilincing, tapi juga dari dan luar jak-ut.

Untuk tarif, Iman secara gamblang menceritakan. Kalau untuk membuat mesin balap skubek, rentang harganya mulai Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. Harga itu sudah termasuk spare-parts.

pengertian dan contoh management proyek dan resiko

Pengertian Manajemen
Manajemen merupakan sebuah proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi yang dilibatkan untuk merencanakan, mengorganisasikan, menjalankan dan mengendalikan aktifitas-aktifitas, yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetapkan dan berlangsung terus menerus seiring dengan berjalannya waktu. Agar proses manajemen berjalan lancar, diperlukan sistem serta struktur organisasi yang solid. Pada organisasi tersebut, seluruh aktifitasnya haruslah berorientasi pada pencapaian sasaran. Organisasi tersebut berfungsi sebagai wadah untuk menuangkan konsep, ide-ide manajemen. Jadi dapat dikatakan bahwa manajemen merupakan suatu rangkaian tanggung jawab yang berhubungan erat satu sama lainnya.

Pengertian Proyek
Sebuah proyek merupakan suatu usaha atau aktifitas yang kompleks, tidak rutin, dibatasi oleh waktu, anggaran, resources dan spesifikasi performansi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sebuah proyek juga dapat diartikan sebagai upaya atau aktifitas yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan, sasaran, dan harapan-harapan penting dengan menggunakan anggaran dana serta sumber daya yang tersedia yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Proyek selalu melibatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Senantiasa dibutuhkan pemberdayaan sumber daya yang tersedia, yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan, sasaran, dan harapan penting tertentu. Aktifitas atau kegiatan pada proyek merupakan sebuah mata rantai, yang dimulai sejak dituangkannya ide, direncanakan kemudian dilaksanakan, sampai benar-benar memberikan hasil yang sesuai dengan perencanaannya semula. Proyek merupakan aktifitas yang bersifat temporer. Selalu ada pembatasan dalam pelaksanaannya dan juga dalam skala tertentu.

Contoh Proyek yang ada dilingkungan kita:
1. Proyek konstruksi yaitu Hasilnya berupa pembangunan jembatan, gedung, jalan raya,
dsb.
2. Proyek Industri Manufaktur Kegiatannya mulai dari merancang hingga terciptanya
suatu produk baru.
3. Proyek penelitian dan pembangunan: Melakukan penelitian dan pengembangan hingga
tercuptanya sebuah produk tertentu dengan tujuan untuk memperbaiki atau
meningkatkan suatu produk, pelayanan atau suatu metode tertentu.
4. Proyek padat modal: Suatu proyek yang memerlukan modal yang besar. Misalnya
pembebasan tanah, pembelian dan pengadaan suatu barang, pembangunan suatu
fasilitas produksi dsb.
5. Proyek Infrastruktur: Penyediaan kebutuhan masyarakat luas dalam hal prasarana
transportasi, Waduk, pembangkit listrik, instalasi telekomunikasi dan penyediaan
sumber air minum.

Jadi dapat kita simpulkan dari masing-masing pengertian manajemen dan proyek. Apabila digabungkan, Manajemen Proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber daya tertentu pula. Manajemen proyek sangat cocok untuk suatu lingkungan bisnis yang menuntut kemampuan akuntansi, fleksibilitas, inovasi, kecepatan, dan perbaikan yang berkelanjutan.

Kegiatan proyek biasanya dilakukan untuk berbagai bidang antara lain sebagai berikut:
Pembangunan fasilitas baru. Artinya merupakan kegiatan yang benar-benar baru dan belum pernah ada sebelumnya, sehingga ada penambahan usaha baru.
Perbaikan fasilitas yang sudah ada. Merupakan kelanjutan dan usaha yang sudah ada sebelumnya. Artinya sudah ada kegiatan sebelumnya, namun perlu dilakukan tambahan atau perbaikan yang diinginkan.
Penelitian dan pengembangan. Merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan untuk suatu fenomena yang muncul di masyarakat, lalu dikembangkan sedemikian rupa sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Dalam prakteknya, timbulnya suatu proyek disebabkan oleh berbagai faktor antara lain:
Adanya permintaan pasar. Artinya adanya suatu kebutuhan dan keinginan dalam masyarakat yang harus disediakan. Hal mi disebabkan karena jenis produk yang tersedia belum mencukupi atau memang belum ada sama sekali.
Untuk meningkatkan kualitas produk. Bagi perusahaan tertentu proyek dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas atau mutu suatu produk. Hal mi dilakukan karena tingginya tingkat persaingan yang ada.
Kegiatan pemerintah. Artinya merupakan kehendak pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat atas suatu produk atau jasa, sehingga perlu disediakan berbagai produk melalui proyek-proyek tertentu.

YAMAHA MIO BORE UP

Untuk Semua Merek
Road race skubek identik sekali dengan balap satu merek. Iya selalu didominasi Yamaha Mio. Seperti gelaran Matic Bike Race di Sirkuit Sentul, Desember tahun lalu. Hampir semua tim memakai Yamaha. Perbandingannya 95% Yamaha dan 5% merek lain. Padahal, balapan ini terbuka untuk semua merek.

Bisa jadi, meski bukan yang pertama nongol, Yamaha Mio skubek pertama yang langsung mengena pasar Indonesia. “Dan yang pasti Mio sangat enak diutak-atik. Konstruksi mesin sangat modifable alias gampang dimodif,” ucap Deden Gantar, pembalap skubek from Bandung.

Tidak Cuma itu, variasi dan part pendukung untuk Yamaha Mio sangat melimpah. Baik itu yang versi Thailand maupun lokal. Secara hitungan ekonomi juga lebih murah memodifikasi Yamaha Mio yang katanya buat cewek ABG itu.

Persoalannya, terjadi keributan di komunitas skubek ketika MOTOR Plus menerbitkan kisi-kisi regulasi kelas bore up 150 cc. Pengguna Yamaha Mio sangat tidak setuju jika stroke atau langkah piston diperbolehkan naik.

Dengan begitu, tim dan pembalap yang menggunakan Yamaha Mio seperti egois. Kan stroke Mio standar pabrik saja paling besar, yaitu 57,9 mm. Cukup pasang piston 57 mm akan didapat 147 cc. Artinya, layak turun kelas 150 cc. Bahkan liner silinder masih tebal, bisa pake seher lebih gede lagi.

Sementara tim yang menggunakan merek lain akan dirugikan. Cara satu-satunya buat mereka mendongkrak stroke. Seperti Honda Vario dan BeAT yang hanya 55 mm. Paling gede pakai piston 58 mm akan didapat 145 cc. Jika lebih dari itu, blok silinder jadi tipis, dikhawatirkan pecah atau tidak kuat balap.

Jika stroke tetap, pasti ditinggal lawan. Makanya Fredy yang mantan pegokart dan pereli mobil itu memberi kesempatan pemakai Vario dan BeAT untuk naik stroke. Seandainya, pin stroke variasi bisa dipakai kan naik 3 mm. Jadinya, stroke 58 mm. Supaya aman pakai piston 57 mm didapat kapasitas silinder 148 cc.

Begitupun pemakai Suzuki Spin atau Skywave. Untuk mengejar 150 cc dianjurkan juga ikut naik stroke. Kan stroke standar hanya 55,2 mm. Supaya murah tinggal menggunakan piston Suzuki Thunder 125. Tidak perlu modifikasi banyak lantaran lubang pin piston Spin dan Thunder 125 sama-sama 14 mm. Namun hanya didapat volume silinder 140 cc.

Untuk mengejar 150 cc, silakan stroke jadi 58,2 mm. Trus pakai piston Thunder 125 yang 57 mm otomatis didapat kapasitas silinder 148 cc. Pasti bejaban dengan Yamaha Mio. Begitu pertimbangannya.

STROKE MAKSIMAL NAIK 6 MM

Dari regulasi yang pernah ditulis, banyak juga yang bertanya. Menyangkut kalimat yang tertulis: Stroke maksimal naik 6 mm. Ini didapat dari memindahkan pin kruk as maksimal digeser 3 mm keluar. Hasilnya stroke maksimal hanya naik 6 mm kan?

Maksimal digeser 3 mm dengan pertimbangan pada kekuatan kruk as. Juga pada pertimbangan biaya yang dikeluarkan. Bahkan tidak perlu menggeser pin kruk as juga bisa dilakukan supaya murah dan tidak merusak kruk as. Caranya menggunakan pin stroke variasi.

“Pin stroke variasi juga maksimal 3 mm yang bagus. Langkah piston akan naik jadi 6 mm,” jelas Yesi Liga Siswanto alias Coki, bos dari Kawahara Racing yang menjual pin stroke untuk Vario dan Mio ini.

Papan Atas Merambah

2166balap-skubek-boyo1.jpgLupakan masa lalu saat skubek matik hanya dianggap anak bawang di balapan. Saat ini, justru balap skubek jadi suguhan utama alias rame sekali. Pesertanya diikuti pembalap senior alias seeded. Sponsornya sudah merambah ke semua produk papan atas.

Itulah yang terlihat di seri II Pertamax Plus BRT Indotire Matic Race & Party 2009, di Lanud Sulaiman, Bandung, Sabtu-Minggu 16-17 Mei lalu. Setelah meriah dengan pembalap pemula pada seri I, seeded papan atas tertarik ikut. Terhitung 337 starter, 211 skubek dan lebih dari 20 berstatus seeded.

“Balapannya makin rame. Ini bukan lagi kelas tambahan. Kita sendiri tertantang karena pasti teknik balapnya beda,” sosor Deden Gantar, seeded asal Bandung yang turun di kelas 150 cc open dan FFA open dari tim Key Speed Indorub M2R.2167balap-skubek-boyo2.jpg

Benar juga kata Deden. Seeded kawakan macam Benny ‘Baong’ Pria pun gatal sejak balap ini mulai digelar. “Skill seeded dan pemula di atas motor matik sebenarnya sama. Hanya kita menang pengalaman. Kita bisa cepat seting motor,” timpal Benny.

Buat yang belum paham, menikung dengan motor matik beda dengan bebek. Karena transmisi matik, motor ngeloyor terus di tikungan. Deselerasi cuma ngandelin rem, tanpa engine brake.

Bodi terhitung gambot pun cukup merepotkan. Terutama untuk menyetel suspensi. Lha letak sokbreker persis di tengah. “Sekarang kita masih repot seting sokbreker belakang. Buka gas di tikungan, malah keluar,” beber Bayu Aditya yang juga pembalap seeded keluaran lama.

Perhatian majunya balap skubek bukan hanya ditangkap pembalap seeded papan atas. Sponsor pun merasa ini ajang tepat membuktikan produk. Setelah menggandeng Pertamina, seri II di sirkuit Lanud Sulaiman kemarin, produsen oli Federal pun terpicu menguji produk mereka.

2168balap-skubek[nurgianto]-boy.jpgBuat tantangan, mereka menawarkan pembalap untuk memakai oli tipe Prime 1 Blue 10W30 JASO MB khusus skubek alias bukan untuk bebek. “Tapi, khusus untuk racing additive,” jelas Heru Purwoko ST, area representative PT Federal Karyatama (FK), produsen pelumas Federal Oil.

Untuk meyakinkan, Federal menjanjikan tambahan hadiah buat pembalap pemakai oli mereka yang menang. Juara 1 dapat uang tambahan Rp 1 juta. Juara 2 dapat Rp 750 ribu dan juara 3 ditambah Rp 500 ribu. “Kami mau membuktikan, Federal diproduksi untuk kondisi ekstrem, saat balap sekalipun,” cetus Bono Kartiko SE General Manager PT FK.

Omongan Bono dibuktikan M. Nurgianto. Seeded yang pernah malang-melintang di arena IndoPrix ini mencoba di Yamaha Mio. Dia juara 1 kelas FFA dan berhak mendapatkan uang tambahan Rp 1 juta dari Federal Oil.

“Balap skubek oli nggak bisa sembarangan. Dengan mesin tertutup bodi, pendingan jadi mengandalkan kipas dan pelumasan. Kalau kepanasan tenaga langsung ngedrop. Belum lagi kalau merambat ke v-belt. Bisa-bisa tali kipas slip terus,” papar Nurgianto yang membela panji tim Kawahara Yogi SS Puma.

Pilihan Nurgianto nggak salah. Pertama berkiprah di balap skubek, seeded asal Jakarta ini meraih gelar terhormat di Free For All. “Rasanya balapan ini punya masa depan bagus,” tutup Nurgianto.

Ayo…, masih ada yang mikir balap skubek ini cuma kelas pendukung? He…he….he…. kuno.

Di Luar Sentul Hadiah Gede

1697balap-skubek-dvd.jpgLubernya peserta seri pertama Pertamax Plus BRT Indotire Matic Race & Party tolok ukur road race skubek. Sedianya, semua seri dipentas di Sentul Kecil berubah dan akan dihajat di beberapa kota.

Pertimbangannya, jumlah pembalap luber memungkinkan dijadikan ajang promosi lebih luas. “Sentul Kecil susah dijangkau konsumen potensial,” lantang Tomy Huang dari BRT yang otak bisnisnya selalu jalan.

Menurut Tomy, supaya mampu menarik sponsor wajib digelar di beberapa kota. “Bahkan tempatnya di tengah kota,” dukung Asep Hendro, juragan AHRS yang ikut mensuport dengan hadiah gede.

Dukungan Asep juga secara materi. Untuk memancing jumlah pembalap, mulai seri 2 AHRS menyumbang 2 motor untuk hadiah. “Dua unit Suzuki Spin 125 yang dimodif gaya AHRS,” cuap Asep bersemangat.

Hadiah itu untuk juara 1 kelas 125 cc pemula dan 125 cc open. “Di akhir seri berdasarkan jumlah poin terbanyak akan diganjar lagi 2 unit Spin 125,” dukung Chris Tomas, bos JMS (Junior Motor Sport), Cibinong.

AHRS dan JMS bahu-membahu mendukung balap skubek. Keduanya mengincar berpromosi di 125 cc, lantaran belum punya regulasi Pengda IMI Jawa Barat. Asep ingin mendongkrak image AHRS terutama knalpot. Makanya setiap motor yang digeber di kelas 125 cc wajib menggunakan pipa buang AHRS.

Berdasarkan kesepakatan. “Kota kedua untuk seri selanjutnya balap skubek adalah Bandung. Kota ini banyak komunitas skubeknya,” dukung Fredy ‘Ojo’ Rostiawan dari komunitas skubek Vertex Bandung.

Di Bandung, upaya mendekatkan balap dengan kemunitas skubek dipastikan berhasil. “Apalagi Jawa Barat provinsi yang punya market share skubek paling banyak. Mencapai 50% dari total penjualan motor di 2008,” jelas Alexander Lunardi, bos Honda Bintang Niaga Jaya.

Lunardi bukan bicara tanpa fakta. Dia punya 6 dealer di 6 kota di Indonesia. Tiga dealer di antaranya di Jawa Barat. Omongannya bisa dipegang. Jadi, promosi skubek di Jawa Barat wajib dilakukan. Apalagi untuk pabrikan Honda yang masih memegang market leader di provinsi yang wakil gubernurnya dipegang Dede Yusuf ini.

Material Kuat dan Halus

Pengelasan argon tergolong baru. Kini banyak mekanik balap yang mempercayakan untuk aplikasi ubahan kem. "Hasilnya lebih kuat dan rata ketimbang las CO atau listrik," ujar Didik Dwiyatmoko, Manajer Produksi bengkel Junior Motor Sport yang terima jasa las argon.

Ubahan kem umumnya butuh tambahan daging pada bagian bawah atau kepala kem. Kendala pakai las non argon cenderung kurang menyatu. "Saat dibubut akan muncul pori-pori dan tidak halus, endurancenya juga kurang," jelas Didik yang banyak terima order dari tim road race.

Berbeda dengan las lain, las ini tergolong tig welding. Untuk mengoparsikannya butuh panas stabil. Titik didihnya lebih dari 3.000 derajat celcius. Ini yang bikin molekul besi bisa menyatu dan hasil lasnya lebih rata. Jadi saat bagian kem dibubut ulang, pori-porinya bisa lebih halus.

Untuk las kem, kawat pijar atau bahan tambah yang dilumerkan khusus. "Sudah riset bermacam materail besi namun yang paling kuat dari boring atau liner blok silinder," jelas Didik yang mematok ongkos tambah daging kem Rp 55-75 ribu.

Selain untuk tambah daging kem, las argon juga untuk ngelas alumunium dan stainles steel. "Untuk kedua material ini tinggal sesuikan kawat pijarnya," terang pria berbadan tegap ini.

BORE UP KIT JUPITER MX



259305-var-bore-up-kit-mx-istim.jpgKeterangan : Bore up 160 cc
Harga : Rp 780 ribu
Alamat : Junior Motor Sport
Jl. Raya Bogor, Km 42, No.1, Cibinong, Jawa Barat
Telepon : (021) 8790

 


kuda besi.. © 2008. Design by: Pocket